Rabu, 15 Oktober 2014

TUGAS 2 ARSITEKTUR TELEMATIKA

PENGANTAR TELEMATIKA#





TUGAS 2
ARSITEKTUR TELEMATIKA





NAMA    : SOPHIA RATNA WILIS
NPM       : 16111866
DOSEN  : DR. IR. SUDARYANTO, MSC.






UNIVERSITAS GUNADARMA
PTA 2014/2015


==========================================================================




ARSITEKTUR TELEMATIKA


1.1    Arsitektur Telematika
Istilah dari arsitektur yaitu mengacu pada desain atau rancangan sebuah aplikasi yang komponennya membentuk suatu sistem yang dapat saling berkomunikasi. Tiga elemen utama sebuah arsitektur, yaitu:

-Arsitektur Sistem Pemrosesan
Menentukan standar teknis untuk hardware, lingkungan sistem operasi, dan software aplikasi, yang diperlukan untuk menangani persyaratan pemrosesan informasi perusahaan dalam spektrum yang lengkap. Standar merupakan format, prosedur, dan antar muka, yang menjamin bahwa perlengkapan dan software dari sekumpulan penyalur akan bekerja sama.

-Arsitektur Telekomunikasi dan Jaringan
Menentukan kaitan di antara fasilitas komunikasi perusahaan, yang melaluinya informasi bergerak dalam organisasi dan ke peserta dari organisasi lain, dan hal ini juga tergantung dari standar yang berlaku.

-Arsitektur Data
Arsitektur data merupakan yang hal paling rumit diantara ketiga arsitektur dan termasuk yang relatif sulit dalam implementasinya, menentukan organisasi data untuk tujuan referensi silang dan penyesuaian ulang, serta untuk penciptaan sumber informasi yang dapat diakses oleh aplikasi bisnis dalam lingkup luas.

Secara sederhana pengertian dari arsitektur telematika adalah suatu struktur rancangan atau desain secara logic yang bisa meningkatkan hubungan komunikasi dengan teknologi informasi. Arsitektur telematika dapat dilihat dari sisi klien dan juga server. Contoh arsitektur telematika yaitu seperti network, email, dan lain sebagainya.

1.2    Arsitektur Telematika Dari Sisi Klien
Arsitektur dari sisi klien mengacu pada pelaksanaan atau penyimpanan data pada browser (klien). JavaScript merupakan sebuah contoh dari sisi klien eksekusi dan cookie adalah contoh dari sisi klien penyimpanan.


1



Karakteristik Klien :
-Melakukan permintaan ke server terlebih dahulu.
-Menunggu dan menerima balasan.
-Terhubung ke sejumlah kecil server pada waktu tertentu.
-Berinteraksi langsung dengan pengguna akhir, dengan menggunakan GUI.

1.3    Arsitektur Telematika Dari Sisi Klien
Arsitektur dari sisi server mengacu pada sebuah eksekusi server, yaitu seperti server Web khusus eksekusi yang mendukung standar metode HTTP. Misalnya saja penggunaan CGI script, sisi server khusus tag tertanam di halaman HTML dan tag ini akan menimbulkan terjadinya  tindakan atau program untuk mengeksekusi.
Karakteristik Server :
-Menunggu permintaan dari salah satu klien.
-Melayani klien permintaan kemudian menjawab dengan data yang diminta ke klien.
-Sebuah server dapat berkomunikasi dengan server lain untuk melayani permintaan klien.
-Jenis-jenis server yaitu : web server, FTP server, database server, E-mail server, file server, print server. Kebanyakan web layanan ini juga jenis server.

1.4    Kolaborasi Arsitektur Sisi Klien dan Sisi Server
Kolaborasi arsitektur dari sisi klien dan sisi server, yaitu : Arsitektur Single Tier, Arsitektur Two Tier, Arsitektur Three Tier atau Multi Tier.

-Arsitektur Standalone (Single-Tier)
Arsitektur Single-tier (Satu Lapis) yaitu semua komponen produksi dari sistem dijalankan pada komputer yang sama pada arsitektur single tier ini. Model single tier adalah model yang sederhana, mudahdigunakan pengguna (user) dan paling sedikit memiliki alternatif. Kelemahan dariarsitektur ini adaLah kurang aman dan kurang memiliki skalabilitas.

-Arsitektur Two-Tier (Dua Lapis)
Pengolahan informasi pada arsitektur ini dapat dibagi menjadi dua, yaitu sistem user interface (antarmuka pengguna) lingkungan dan lingkungan server manajemen database. Arsitektur two tier memiliki tingkat kemanan yang lebih tinggi dan terukur daripada arsitektur single-tier. Arsitektur ini memiliki database pada computer yang terpisah dan hal tersebut menyebabkan arsitektur ini dapat meningkatkan kinerja keseluruhan situs. 


 2



Arsitektur two-tier memiliki kelemahan, yaitu biayanya yang mahal, arsitekturnya yang kompleks, tidak adanya pembaruan kode, skalabilitasnya kurang dan tingkat kemanannya kurang.Di samping itu, kelebihan dari arsitektur two-tier adalah mudah digunakan oleh pengguna, dapat menangani database server secara khusus dan bisnis lingkup kecil sangat cocok menggunakan arsitektur ini.

-Arsitektur Three-Tier (Tiga Lapis)
Arsitektur sebelumnya memiliki cukup banyak kelemahan, maka arsitektur three tier ini yang akan membantu mengatasi kelemahan dari arsitektur two-tier. Arsitektur three-tier memiliki tiga lapisan. Kelebihan dari arsitektur ini adalah memiliki skala yang besar, transfer informasi antara web server dan server database optimal, tidak akan menyebabkan lapisan lain terkontaminasi salah jika salah satu lapisan terdapat kesalahan. Tetapi kekurangannya, arsitektur ini lebih sulit untuk merancang, lebih sulit untuk mengatur dan lebih mahal.







3















Tidak ada komentar:

Posting Komentar