Karya ilmiah dapat mengutip pendapat, konsep dan teori dari sumber lain
dengan menyebutkan sumbernya sesuai dengan notasi yang diacu oleh penulis. Ada
dua cara mengutip pendapat, konsep dan teori yaitu kutipan langsung dan kutipan
tidak langsung.
1. Kutipan langsung
Kutipan
langsung adalah pengambilan sumber yang dilakukan dengan cara apa adanya sesuai
dengan aslinya, tanpa mengubah apapun baik itu ejaan, tanda baca, kata, susunan
kalimat, bahasanya sampai maknanya. Pada kutipan langsung, nama pengarang dan
tahun diikuti dengan halaman dari mana kutipan diambil.
a.
Kutipan
Langsung Pendek
Apabila
kutipan langsung jumlah barisnya tidak melebihi 3 baris maka tempatkanlah
kutipan itu sebagai bagian kalimat di dalam teks dengan cara diberi tanda
kutip.
Contoh :
Mengenai kalimat efektif Anton M. Moeliono (1990:72)
mengemukakan, “Kalimat yang efektif dapat dikenal karena ciri-cirinya seperti
keutuhan, perpautan, pemusatan perhatian, dan keringkasan.”
b.
Kutipan
langsung Panjang
Apabila
kutipan langsung jumlahnya melebihi 3 baris, maka tempatkanlah kutipan ini
terpisah dari teks, berjarak 1 spasi, rata kiri dan masuk 5 ketukan dari margin
kiri, tanpa mengubah jenis maupun ukuran tulisan.
Contoh:
Dalam permasalahan
manajemen kas Maurice Levi mengemukakan :
The objective of effective working-capital
management in an international environment are both to allocate short term
investments and cash balance holdings between currencies and countries to
maximize overall corporate returns and to borrow in different money markets to
achieve the minimum cost (Levi, 1990, p. 286)
Jika dalam
kutipan tersebut perlu dihilangkan beberapa kata atau bagian dari kalimat, maka
diberi tanda titik tiga buah di awal dan akhir kutipan.
Contoh:
Teori
Refleksivitas menurut George Soros (1994:42) dalam The Alchemy Finance
menyatakan bahwa “…Functions need an independent variable in order to
produce a determinate result, but in this case the independent variable of one
function is the dependent variable of the other…”
2.
Kutipan
Tidak Langsung
Kutipan tidak langsung adalah kutipan yang menuliskan kembali dengan kata-kata sendiri (parafrase). Kutipan ini dapat dibuat panjang atau pendek dengan cara mengintegrasikan
dalam teks, tidak diapit dengan tanda kutip dan
menyebutkan sumbernya sesuai dengan teknik notasi yang dijadikan pedoman dalam
menulis karya ilmiah. Contoh kutipan tidak langsung:
Pendapat lain tentang
unsur-unsur buku teks pelajaran dipaparkan oleh Sitepu, Beliau menyatakan bahwa
secara anatomis fisik buku teks pelajaran terdiri dari kulit buku, bagian depan
buku, bagian teks buku, dan bagian belakang buku.1
1B.P. Sitepu, Penulisan Buku Teks Pelajaran (Bandung:
Remaja Rosdakarya, 2012), h. 160
Tanda catatan kaki diletakkan di ujung kalimat yang kita kutip dengan
mempergunakan angka Arab yang naik diketik setengah spasi. Catatan kaki dengan
mempergunakan angka diberi nomor mulai dari angka 1 sampai habis catatan kaki
dalam satu bab. Untuk bab baru catatan kaki dimulai lagi dengan angka 1 dan
seterusnya.
Dalam satu kalimat dapat
mengutip lebih dari satu kutipan. Setiap pernyataan atau konsep yang dikutip
diberi tanda kutip. Semua tanda kutip disebutkan sumbernya pada catatan kaki. Contoh kutipan lebih dari satu kutipan dalam satu kalimat.
Emosi adalah persepsi mental yang merupakan umpan balik dari stimulus1,bila
ditinjau dari sudut pandang biologi emosi adalah ekspresi dan
perasaan.yang ada pada cortex2, sedangkan emosi dari konteks sosial adalah perasaan pribadi dan
pendekatan perilaku sebagai bawaan. 3
1Joseph LeDoux, The
Emotional Brain (New York: Simon & Schuster, 1996), p. 143.
2K.T. Strangman, The Psychology of Emotion
(New York: Chichester, John Wiley and Sons, 1996), p. 143.
3Peter Salovey and D.J. Sulyster, Emotional
Develompment and Emotional Inteligence(New York: Basic Books, 1997),
p. 13
B.
Catatan
Kaki
Catatan kaki adalah penyebutan sumber yang dijadikan
kutipan. Tujuan utama catatan kaki adalah mengidentifikasi lokasi yang spesifik dari karya yang
dikutip.
Fungsi catatan kaki
yaitu :
- Memberikan penghargaan terhadap sumber yang dikutip;
- Pendukung keabsahan penemuan atau penyataan penulis yang tercantum di dalam teks atau sebagai petunjuk sumber;
- Tempat memperluas pembahasan yang diperlukan tetapi tidak relevan jika dimasukkan di dalam teks (penjelasan ini dapat berupa kutipan pula);
- Referensi silang, yaitu petunjuk yang menyatakan pada bagian mana atau halaman berapa, hal yang sama dibahas di dalam sebuah tulisan;
- Aspek legalitas untuk izin penggunaan karya tulis yang dikutip;
- Tempat menyatakan penghargaan atas karya atau data yang diterima dari orang lain;
- Serta yang terpenting adalah etika akademik dalam masyarakat ilmiah sebagai wujud kejujuran penulis.
Kalimat yang dikutip tersebut harus dituliskan sumbernya secara tersurat
dalam catatan kaki. Kutipan yang diambil dari halaman tertentu harus disebutkan
halamannya dengan singkatan hal, h, dan atau p, umpamanya, hal. 143.,
h.143. atau p.143. Sekiranya kutipan itu disarikan dari beberapa halaman
maka dituliskan halaman-halaman yang dimaksud, umpamanya, hal. 143., hh. 6-10.
atau pp. 6-10. Contoh:
1Dali S. Naga, Pengantar
Teori Skor pada Pengukuran Pendidikan (Jakarta: Besbats, 1992), h. 306.
2R. I. Arends, Learning
to Teach (Singapore: McGraw-Hill Book Company, 1989), hh.12-16.
Catatan kaki ditulis dalam satu spasi dan dimulai langsung dari pinggir,
atau dapat juga dimulai setelah beberapa ketukan ketik dari pinggir, asalkan
dilakukan secara konsisten. Nama pengarang yang jumlahnya sampai tiga orang
dituliskan lengkap sedangkan jumlah pengarang lebih dari tiga orang hanya
dituliskan nama pengarang pertama ditambah kata et al.(et alii, artinya, dan kawan-kawan). Contoh :
3David L. Goetsch and Stanley B. Davis, Quality
Management: Introduction to Total Quality Management for Production, Processing, and Service (New Jersey: Prentice-Hall, Inc., 2000),
p. 35.
4Ronald K.
Hambleton, H. Swaminathan and H. Jane Rogers,Fundamentals of Item Response Theory (London:
Sage Publications, 1991), hh.12-13.
5John A. R. Wilson et
al., Psychological Foundation of Learning and Teaching (New York: McGraw-Hill Book Company, 2004), h. 406.
Jika nama pengarangnya tidak ada maka langsung saja nama bukunya dituliskan
atau dituliskan Anon. (Anonymous) di depan nama buku tersebut. Sebuah buku yang
diterjemahkan harus ditulis baik pengarang maupun penterjemah buku, sedangkan
sebuah kumpulan karangan cukup disebutkan nama editornya sebagai berikut:
6 Anonim
Rencana Strategi Pendidikan
(Jakarta:Kementerian Pendidikan Nasional, 2010).
7 Undang-Undang
Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 2, ayat 1.
8
Peter Lauster, Tes
Kepribadian penterj. transl. D.H. Gulo (Jakarta: Gramedia: 2007),
h. 27.
9K.R. Rose and G. Kasper (Eds). Pragmatics in Language Teaching (Cambridge: Cambridge
University Press: 2010), h.13.
Sebuah makalah yang dipublikasikan dalam majalah, koran, kumpulan karangan
atau dituliskan dalam forum ilmiah dituliskan dalam tanda kutip disertai
informasi mengenai makalah tersebut:
10Defri Werdiono,“Upaya Menyelamatkan Gambut,” Kompas, 10 Agustus 2010, h.16.
11Douglas Koch dan Mark Sanders, “The Effects of
Solid Modeling and Visualization on Technical Problem Solving,” Journal of
Technology Education, Vol. 22 (2), Spring2011, hh. 1-5.
12H. Diessel dan M. Tomasello, “Why Complement Clauses Do Not Include a That-Coplementizer in Early Child Language“Proceedings of the
Berkeley Linguistic Society, 2009, h. 14.
13Jujun S. Suriasumantri, “Pembangunan Sosial Budaya
Secara Terpadu” dalam Masalah Sosial Budaya Tahun 2000: Sebuah Bunga Rampai (Eds) Soedjatmoko et. al. (Yogyakarta: Tiara Wacana, 1986),hh. 10-15.
Pengulangan kutipan dengan sumber yang sama dilakukan dengan memakai notasi
op. cit.(opere citato, artinya, dalam
karya yang telah dikutip dipergunakan untuk catatan kaki dari sumber
yang pernah dikutip, mengacu kepada perujukan pertama pada buku, tetapi telah
disisipi catatan kaki lain dari sumber lain) dan loc.cit.
(singkatan dari loco citato, artinya tempat yang telah dikutip), seperti
di atas tetapi dari halaman yang sama. Urutannya nama pengarang, loc.cit
(tanpa nomor halaman jika masih berada pada halaman yang sama, diberi nomor
halaman jika berbeda). Pengulangan kutipan dengan sumber
yang sama dilakukan dengan pengulangan nama pengarang tidak ditulis lengkap
melainkan cukup nama familinya saja. Sekiranya pengulangan dilakukan dengan
tidak diselingi oleh pengarang lain maka dipergunakan notasi ibid. seperti tampak dalam contoh berikut:
14Ibid., h. 131.
15Ibid.
Artinya, dalam catatan kaki nomor 14 kita mengulangi kutipan dari
karangan Jujun
S. Suriasumantri seperti tercantum dalam catatan kaki
nomor 13 dengan nomor halaman yang berbeda. Sementara dalam catatan kaki nomor
15, kita mengulangi kutipan dari karangan Jujun S. Suriasumantri seperti tercantum dalam catatan kaki nomor 13 dan tidak
diselngi oleh pengarang lain dengan nomor halaman yang sama.
Sekiranya kita mengulang karangan H. Diessel & M. Tomasello dalam
catatan kaki nomor 12 yang terhalang oleh karangan Jujun S. Suriasumantri maka
kita tidak lagi menggunakan ibid.melainkan
op. cit. seperti contoh di
bawah ini:
15Diessel dan Tomasello,
op. cit.
Ulangan halaman yang berbeda dan telah diselang oleh pengarang lain ditulis
dengan mempergunakan loc. cit. sebagai berikut:
16Diessel dan Tomasello, loc.cit.,h.7.
Sekiranya dalam kutipan yang dipergunakan terdapat seorang pengarang yang
menulis beberapa karangan maka penggunaan loc.
cit.atau op. cit.akan
membingungkan. Oleh sebab itu sebagai penggantinya dapat dituliskan nama pengarangnya. Bila judul itu
panjang maka dapat dilakukan penyingkatan selama hal itu
mampu mewakili judul karangan yang dimaksud. Contoh 17Diessel dan Tomasello, Why
complement clauses, p. 9.
Kadang-kadang kita ingin mengutip sebuah pernyataan yang telah dikutip
dalam karangan orang lain. Untuk itu maka kedua sumber itu dituliskan sebagai
berikut:
18Guilford di dalam Howard Gardner, Frames of Mind (New York: Basic
Books. Inc. Publisher, 1983), hh. 73-75.
Semua kutipan tersebut di atas, baik yang dikutip langsung maupun tidak
langsung, sumbernya kemudian disertakan dalam daftar pustaka.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar